Kardinal Albert Malcolm Ranjith Patabendige Don

Nunsius Apostolik XII untuk Indonesia 

Verbum Caro Factum Est

(29 April 2004 – 10 Desember 2005)

  • Lahir di Polgahawela, Srilanka: 15 November 1947.
  • Tahbisan Imam Keuskupan Agung Colombo, Srilanka: 29 Juni 1975 (oleh Uskup Roma, Paus Paulus VI (Giovanni Battista Enrico Antonio Maria Montini, yang wafat pada 6 Agustus 1978 dan dibeatifikasi oleh Paus Fransiskus pada 19 Oktober 2014).
  • Ditunjuk sebagai Uskup Auksilier Keuskupan Agung Colombo, Srilanka dengan dianugerahi gelar Uskup Tituler Cabarssusi: 17 Juni 1991.
  • Tahbisan Uskup Tituler Cabarssusi: 31 Agustus 1991.
  • Pentahbis Utama: Mgr Nicholas Marcus Fernando, Uskup Agung Colombo, Srilanka). 
  • Pentahbis Pendamping: Mgr Thomas Savundaranayagam, Uskup Mannar, Srilanka (kelak menjadi Uskup Jaffna, Srilanka hingga pensiun); dan Mgr Oswald Thomas Colman Gomis, Uskup Auksilier Colombo, Srilanka, yang bergelar Uskup Tituler Mulia (kelak menjadi Uskup Anuradhapura, Srilanka, lalu menjadi Uskup Agung Colombo, Srilanka hingga pensiun).
  • Ditunjuk sebagai Uskup Ratnapura, Srilanka: 2 November 1995, bertepatan dengan didirikannya Keuskupan Ratnapura, Srilanka yang dimekarkan dari Keuskupan Galle, Srilanka).
  • Mengundurkan diri sebagai Uskup Ratnapura, Srilanka: 1 Oktober 2001 karena diangkat oleh Bapa Suci sebagai staf salah satu Kongregasi di Kuria Roma.
  • Diangkat sebagai Staf Kongregasi Evangelisasi Bangsa-bangsa: 1 Oktober 2001.
  • Diangkat sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan Nunsius Apostolik untuk Timor Leste, dengan dianugerahi gelar Uskup Agung Tituler Umbriatico: 29 April 2004.
  • Diangkat sebagai Sekretaris Kongregasi Peribadahan Suci dan Tata Tertib Sakramen (Liturgi Suci): 10 Desember 2005.
  • Ditunjuk sebagai Uskup Agung Colombo, Srilanka: 16 Juni 2009.
  • Menduduki Takhta Keuskupan Agung Colombo, Srilanka: 5 Agustus 2009.
  • Diangkat menjadi Kardinal-Imam San Lorenzo in Lucina dalam Konsistori Umum Pengangkatan Kardinal Baru: 20 November 2010. Dalam Konsistori tersebut, Paus Benediktus XVI mengangkat 24 Kardinal baru (20 Kardinal Elektor dan empat Kardinal Non-Voting). Rata-rata usia Kardinal Elektor yang diangkat adalah 69,9 tahun; sementara usia rata-rata Kardinal Non-Voting adalah 85,6 tahun.
  • Menduduki dan mengambil alih Takhta Gereja San Lorenzo in Lucina sebagai gelar Kardinal-Imamnya: 13 Februari 2011.
  1. Mgr Harold Anthony Perera (kelak menjadi Uskup Galle, Srilanka, lalu menjadi Kurunegala, Srilanka) sebagai Uskup Ratnapura, Srilanka (18 Maret 2003).
  2. Mgr Raymond Kingsley Wickramasinghe sebagai Uskup Galle, Srilanka (31 Agustus 2011).
  3. Mgr Fidelis Lionel Emmanuel Fernando sebagai Uskup Tituler Horta ketika diangkat menjadi Uskup Auksilier Keuskupan Agung Colombo, Srilanka (11 Februari 2012).
  4. Mgr Sampathawaduge Maxwell Grenville Silva sebagai Uskup Tituler Lesina ketika diangkat menjadi Uskup Auksilier Keuskupan Agung Colombo, Srilanka (11 Februari 2012).
  1. Mgr Cletus Chandrasiri Perera OSB sebagai Uskup Ratnapura, Srilanka (11 Juli 1968).
  1. Konklaf 12 - 13 Maret 2013: Konklaf ini dilaksanakan pasca pengunduran diri Paus Benediktus XVI pada usia lebih dari 85 tahun, 28 Februari 2013. Sebanyak 115 Kardinal Elektor mengikuti konklaf ini, termasuk Kardinal Albert Malcolm Ranjith Patabendige Don. Dua Kardinal-Elektor berhalangan hadir untuk mengikuti konklaf, yaitu Kardinal Julius Riyadi Darmaatmadja SJ, Kardinal-Imam Sacro Cuore di Maria, Uskup Agung Emeritus Jakarta; dan Kardinal Keith Michael Patrick O’Brien, Kardinal-Imam Santi Gioacchino ed Anna al Tuscolano, Uskup Agung Emeritus Saint Andrews and Edinburgh, Skotlandia, Inggris. Sementara itu, masih ada 90 Kardinal Non-Voting yang masih hidup. Konklaf ini berhasil memilih Uskup Agung Buenos Aires, Argentina sekaligus Uskup untuk Ordinariat Gereja-gereja Katolik Ritus Timur di Argentina, Kardinal-Imam San Roberto Bellarmino, Jorge Mario Bergoglio SJ sebagai Paus. Ia mengambil nama Paus Fransiskus (dari Santo Fransiskus Assisi, patron para Saudara Hina-Dina Fransiskan), Paus pertama dari Amerika Latin sekaligus Paus pertama dari Ordo Serikat Yesus sepanjang sejarah Gereja.
  • Nunsiatura Apostolik Indonesia: 
Pendahulu: Mgr Renzo Fratini
Penerus: Mgr Leopoldo Girelli
R.B.E. Agung Nugroho

___________
Foto: 
Kardinal Albert Malcolm Ranjith Patabendige Don [Dokumen Nunsiatura, Repro: Stefanus P. Elu]
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. HIRARKI GEREJA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger