Pastor Jacob Jan Kusters MSF

Prefek Apostolik Emeritus Bandjarmasin

  • Ditunjuk sebagai Prefek Apostolik Bandjarmasin (kini Keuskupan Banjarmasin): 21 Mei 1938 bertepatan dengan pendirian Prefektur Apostolik Bandjarmasin, yang merupakan pemekaran dari Vikariat Apostolik Borneo Olandese.
  • Dilantik sebagai Prefek Apostolik: 19 Oktober 1938 di Gereja Keluarga Kudus, Bandjarmasin.
  • Hadir dan mendampingi dalam tahbisan Uskup Tituler Eleutheropolis in Palaestina yang diterima oleh Vikaris Apostolik Surabaia (kini Keuskupan Surabaya), Mgr Michel Thomas Verhoeks CM: 8 Mei 1942.
  • Pada masa pendudukan Jepang (1942-1945), Pastor Jacob Jan Kusters MSF dan banyak imam serta suster misionaris ditangkapi oleh Jepang. Mereka terpaksa hijrah ke Jawa. Sebagian dari misionaris ditangkap, diinternir, bahkan dibunuh secara keji oleh Jepang. Maka, umat Katolik yang sudah ada di sana pun harus berjuang sendirian tanpa gembala. Pasca masa pendudukan Jepang berakhir, Pastor Jacob Jan Kusters MSF dengan beberapa imam dan suster kembali berkarya di Bandjarmasin dengan membangun gereja, sekolah, dan poliklinik.
  • Mengundurkan diri sebagai Prefek Apostolik Bandjarmasin: 1949. Kemungkinan Pastor Jacob Jan Kusters MSF mengundurkan diri sebelum status Prefektur Apostolik Bandjarmasin ditingkatkan menjadi Vikariat Apostolik Bandjarmasin pada 10 Maret 1949.
  • Wafat sebagai Prefek Apostolik Emeritus Bandjarmasin: 12 September 1967.
  • Keuskupan Banjarmasin:
Pendahulu: tidak ada
R.B.E. Agung Nugroho
________________________
Foto: Gereja Katedral Keluarga Kudus Banjarmasin [www.hidukkatolik.com]

Sumber:
  1. www.catholic-hierarchy.org
  2. www.gcatholic.org
  3. www.keuskupan-banjarmasin.org
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. HIRARKI GEREJA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger