Tradisi Silaturahmi Katolik-Orthodoks

HARI Raya St Petrus dan Paulus jatuh tiap 29 Juni. Hari ini menjadi momen penting tak hanya bagi Paus dan para Uskup di seluruh dunia, tetapi juga menjadi perayaan ekumene Gereja Katolik Roma dengan Gereja Orthodoks Konstantinopel. Pertama, momen ini menjadi penting bagi Paus dan para Uskup karena saat itulah Paus menganugerahkan pallium kepada para Uskup Agung Metropolit yang diangkat oleh Takhta Suci pada tahun itu. Inilah simbol kesatuan Paus sebagai pewaris Takhta St Petrus dengan para Uskup di seluruh dunia yang menerima rahmat kepenuhan tahbisan episkopal dan menjadi penerus kuasa para Rasul.

Kedua, momen ini juga penting bagi perayaan ekumenisme karena menjadi momen silaturahmi persaudaraan dua Primat Gereja: Timur dan Barat. Gereja Katolik Roma yang mewarisi Takhta St Petrus ini selalu menerima kunjungan persaudaraan dari Gereja Orthodoks Konstantinopel yang mewarisi Takhta St Andreas tiap 29 Juni.

Pada tahun ini, perayaan syukur nan agung itu dihadiri oleh wakil dari Gereja Orthodoks Konstantinopel yang dipimpin oleh Batrik John Zizioulas. Batrik utusan Primat Gereja Orthodoks Konstantinopel Patriakh Ekumenis Bartholomeos I ini merupakan Presiden Komisi Internasional untuk Dialog Teologi antara Gereja Katolik Roma dengan Gereja Orthodoks dan Batrik Metropolitan Pergamon.

Tentu saja kehadiran wakil Gereja Orthodoks Konstantinopel bukan tanpa alasan. Gereja Katolik Roma dan Gereja Orthodoks Konstantinopel sebenarnya memiliki sejarah hubungan buruk di masa silam. Sejak tahun 1054, dua Gereja besar ini memisahkan diri dan saling mengekskomunikasi satu sama lain. Baru 50 tahun yang lalu, tepatnya pada Pesta Epifani, 5 Januari 1964, Paus Paulus VI dan Patriakh Athenagoras I bertemu di Yerusalem. Inilah pertemuan Primat Gereja Katolik Roma dan Gereja Orthodoks Konstantinopel setelah relasi keduanya beku selama 900 tahun. 

Pertemuan itu membawa angin segar ekumenisme di antara dua Gereja tersebut. Tak heran, dalam Konsili Vatikan II (1962-1965), ada sesi pasca pertemuan Paus Paulus VI dan Patriakh Athenagoras I di Yerusalem, muncullah Dekrit Unitatis Redintegratio, 21 November 1964. Inilah afirmasi bahwa pintu ekumenisme dua Gereja itu telah dibuka. Dari sisi Gereja Orthodoks, mereka pun menggelar Konferensi Pan-Orthodoks (1961-1968) yang salah satu sesinya juga membahas pertemuan dua penerus St Petrus dan St Andreas di Yerusalem.

Pertemuan bersejarah antara Petrus dan Andreas itu terulang kembali pada 25 Mei 2014. Paus Fransiskus bertemu dengan Patriakh Bartholomeos I di Yerusalem. Mereka merayakan kenangan pertemuan para pendahulu mereka: Paus Paulus VI dan Patriakh Athenagoras I. Bahkan acara pertemuan ini bertema Ut Omnes Unum Sint, Jadilah Mereka Satu! Lambang pertemuan itu pun berupa ikon St Petrus dan St Andreas saling berpelukan di atas perahu –yang menjadi lambang Gereja sebagai bahtera dan menyiratkan suatu dimensi persaudaraan yang begitu kental.

Pasca terbitnya Dekrit Unitatis Redintegratio buah dari Konsili Vatikan II, Gereja Barat dan Gereja Timur saling mencabut anathema (kutukan) pada masing-masing dan membuka lebar-lebar pintu dialog tahun 1965. Selang empat tahun kemudian, mereka sepakat untuk saling mengadakan silaturahmi setiap tahun sekali. Sejak 1969, wakil dari Gereja Orthodoks Konstantinopel akan datang ke Vatikan untuk bertemu saudaranya, penerus Takhta St Petrus pada Hari Raya St Petrus dan Paulus, 29 Juni. Sementara itu, wakil dari Gereja Katolik Roma akan berkunjung ke Konstantinopel untuk bersilaturahmi dengan penerus Takhta St Andreas pada Hari Raya St Andreas, 30 November. Sejak saat itulah kunjungan persaudaraan yang saling berbalas ini mentradisi hingga kini. Bahkan selang 10 tahun pasca tradisi saling berkunjung itu bergulir, dialog teologi antara Gereja Barat dan Gereja Timur resmi dibuka. Tahun 1979, Paus Yohanes Paulus II dan Patriakh Dimitrius I bersepakat untuk membuka dialog teologi dengan mendirikan Komisi Bersama.

R.B.E. Agung Nugroho

______________
Foto:
1. Paus Fransiskus menyambut Batrik John Zizioulas pada kesempatan perayaan Hari Raya St Petrus dan Paulus di Vatikan, 29 Juni 2014 [www.cnewa.org]
2. Paus Paulus VI bertemu dengan Patriakh Athenagoras I di Yerusalem, 5 Januari 1964 [popefrancisholyland2014.lpj.org]
3. Paus Benediktus XVI bersama Patriakh Athenagoras I [www.webshoo.com]
4. Paus Fransiskus bertemu dengan Patriakh Bartholomeos I di Yerusalem, 25 Mei 2014 [www.wbir.com]
5. Paus Yohanes Paulus II dan Patriakh Dimitrios I memberikan berkat bersama [www.traditioninaction.org]
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. HIRARKI GEREJA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger