Mgr Ignatius Harsono

Uskup Emeritus Bogor

  • Lahir: Delanggu, Klaten, Jawa Tengah, 15 Desember 1922
  • Putra sulung Troenosastrojo dari empat bersaudara: dengan seorang adik laki-laki dan dua perempuan.
  • Holland Inlandse School (HIS) di Klaten.
  • Hollandsche Indische Kweekschool (HIK), sekolah pendidikan guru dan kemudian mengajar di Yogyakarta, Klaten dan Ganjuran, Bantul, Yogyakarta.
  • Masuk Seminari di Yogyakarta: 1948-1951. Tidak bisa melanjutkan ke Seminari Tinggi karena alasan kesehatannya yang buruk.
  • Masuk Seminari Tinggi Cicurug, Jawa Barat: 1952
  • Tahbisan Imam Diosesan: 6 Januari 1958 oleh Internunsius Apostolik Indonesia II, Uskup Agung Tituler Ancusa, Mgr Domenico Enrici.
  • Mengajar SGA (SPG) di Sukabumi, Jawa Barat dan menjadi Pastor di daerah pertambangan Cikotok, Jawa Barat.
  • Studi Ilmu Sosial Politik di Leuven, Belgia: 1959-1964. Tidak bisa langsung kembali ke tanah air karena situasi geopolitik G30S kala itu.
  • Pulang ke Indonesia: 1966
  • Mendirikan SMEA Mardi Yuana di Cianjur, Jawa Barat, dan membantu reksa pastoral di Cipanas, Jawa Barat.
  • Diangkat Vikaris Episkopalis (Vikep): 1968 oleh Mgr Paternus Nicholas Joannes Cornelius Geise OFM.
  • Rektor Seminari Tinggi untuk calon imam Keuskupan Bandung di Bogor: 1968
  • Sabatikal dengan studi sosial politik khusus konteks negara berkembang di Leuven, Belgia (Diploma Khusus) 
  • Tugas di Universitas Parahyangan Bandung, Jawa Barat: Dekan Fakultas Sosial Politik, Pembantu Rektor Urusan Keuangan dan Kemahasiswaan, serta Dosen Sosiologi. Lalu setelah tahun 1970, ia menjabat Wakil Rektor.
  • Tugas di Institut Filsafat dan Teologi Bogor: Dosen Sosiologi dan Wakil Rektor.
  • Pernah menjadi Dosen Sekolah Komando Angkatan Darat (SESKOAD) di Bandung.
  • Diangkat Vikaris Jendral (Vikjen): 1973 oleh Mgr Paternus Nicholas Joannes Cornelius Geise OFM.
  • Ditunjuk sebagai Uskup Bogor: 30 Januari 1975 (Bulla pengangkatan "Verba Nobiscum Sedule", Roma 1 Maret 1975, S.C. "de Propaganda Fide" Prot. Num 1092/75).
  • Tahbisan Uskup Bogor: 8 Mei 1975
  • Pentahbis Utama: Uskup Agung Semarang, Kardinal Justinus Darmojuwono
  • Pentahbis Pendamping:Pro-Nunsius Apostolik Indonesia VII, Uskup Agung Tituler Cluentum, Mgr Vincenzo Maria Farano dan Uskup Agung Jakarta, Mgr Leo Soekoto SJ. 
  • Jasa-jasa sebagai Uskup Bogor: Buku Anggaran Dewan Paroki Keuskupan Bogor, pembentukan Kerasulan Marriage Encounter (ME) dan Persekutuan Doa Karismatik Katolik (PDKK), wadah untuk para imam Projo (UNIO), pengesahan Statuta Regio Jawa (15 Juli 1988), menjadi tuan rumah pertemuan Uskup-uskup se-Asia (1989), membuka Balai Latihan Ketrampilan sebagai pengganti Sekolah Pendidikan Guru Mardi Yuana Sukabumi (1989). 
  • Mengundurkan diri sebagai Uskup Bogor: 17 Juli 1993 karena alasan kesehatan.
  • Ketika Takhta Keuskupan Bogor sede vacante (lowong), Paus Yohanes Paulus II menunjuk Uskup Agung Jakarta, Mgr Leo Soekoto SJ untuk menjadi Administrator Apostolik (1993-1994)
  • Wafat sebagai Uskup Emeritus Bogor: 1 Maret 2000 (42 tahun sebagai imam dan 25 tahun sebagai Uskup).
  • Keuskupan Bogor:
Penerus: Mgr Cosmas Michael Angkur OFM
R.B.E. Agung Nugroho

___________
Foto: Mgr Ignatius Harsono [www.old.keuskupanbogor.org]

Sumber:
1. RD Agustinus Surianto dari E. Goeritno dalam "Buku Upacara Pentahbisan Uskup Bogor" [www.old.keuskupanbogor.org]
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. HIRARKI GEREJA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger