Mgr Andreas Petrus Cornelius Sol MSC

Uskup Emeritus Amboina

 

"Ut Omnes Unum Sint"

  • Lahir: Amsterdam-Sloten, Belanda, 19 Oktober 1915
  • Putra kelima dari 15 bersaudara pasangan Cornelius Sol dan Maria Ruhe.
  • Tamat pendidikan dasar, Mgr Andreas Petrus Cornelius Sol MSC melanjutkan pendidikan di Kolese St Ignatius Amsterdam, Belanda. Setelah itu, ia masuk Seminari MSC di Driehuis-Velsen, Belanda.
  • Kaul Pertama sebagai Misionaris Hati Kudus (MSC) di Berg en Dal, Belanda: 21 September 1935
  • Kuliah Filsafat di Arnhem, Belanda dan studi Teologi di Seminari Tinggi MSC Stein, Belanda.
  • Kaul Kekal sebagai Misionaris Hati Kudus (MSC): 21 September 1938.
  • Tahbisan Imam di Stein, Belanda: 10 Agustus 1940
  • Usai tahbisan imam, Mgr Andreas Petrus Cornelius Sol MSC bercita-cita untuk merasul sebagai Misionaris Hati Kudus (MSC) ke Brazil, sehingga ia belajar Bahasa Portugis. Namun, karena pecah Perang Dunia II, ia batal berangkat ke Brazil.
  • Sempat menjadi guru di Seminari Menengah MSC di Belanda Utara.
  • Tiba di Indonesia sebagai misionaris: 5 Oktober 1946
  • Menjadi Pastor Paroki Hollat Haar, Kei Besar: 1947-1950
  • Menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) tahun 1951.
  • Diangkat Superior Daerah Kongregasi MSC Maluku, sekaligus Pengurus Persekolahan Katolik Langgur dan Amboina: 1950-1960.
  • Terpilih sebagai Administrator Provinsial Kongregasi MSC Indonesia tahun 1960; sehingga berpindah dari Maluku ke Jakarta.
  • Hadir sebagai Bapa Konsili Vatikan II (1962-1965) dalam dua sesi, yakni:
  1. Sesi Ketiga (14 September – 21 November 1964)
  2. Sesi Keempat (14 September – 8 Desember 1965)
  • Mendirikan Perpustakaan Rumphius: 1984. Nama perpustakaan ini diambil dari nama seorang ahli biologi dan botani asal Jerman, Georgius E. Rumphius. Hingga wafatnya, Perpustakaan Rumphius memiliki sekitar 7.000 koleksi; terdiri dari 3.000 buku fiksi dan 4.000 buku non fiksi. Di sana juga terdapat koleksi Majalah, Peta, Kaset dan Video, yang kebanyakan berbahasa Belanda.
  • Menerima penghargaan Nugra Jasadarma Pustaloka dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia atas jasa dan dedikasinya mengembangkan perpustakaan di Indonesia pada 11 Oktober 2012.
  • Uskup Amboina: 15 Januari 1965 – 10 Juni 1994
  • Pensiun sebagai Uskup Amboina: 10 Juni 1994. Sejak saat itu, ia bergelar Uskup Emeritus Amboina.
  • Pada 19 Oktober 2015, Mgr Andreas Petrus Cornelius Sol MSC genap merayakan HUT ke-100. Sebenarnya, sebulan sebelumnya, tepatnya 21 September 2015, ia juga merayakan 80 tahun sebagai Missionaris Hati Kudus (MSC).
  • Wafat pada 26 Maret 2016, pukul 07.20 WIT di RS Tentara Ambon, Maluku (lebih dari 75 tahun menjadi imam dan 52 tahun menjadi uskup). Mgr Andreas Petrus Cornelius Sol MSC menghabiskan waktu sekitar 70 tahun berkarya di Indonesia, terutama di Kepulauan Maluku. 
  • Uskup Pentahbis Utama bagi: 
  1. Mgr Petrus Canisius Mandagi MSC sebagai Uskup Amboina (18 September 1994)
  • Uskup Pentahbis Pendamping bagi dua uskup, yakni: 
  1. Mgr Josephus Tethool MSC sebagai Uskup Tituler Apisa Maius ketika diangkat menjadi Uskup Auksilier Amboina (26 September 1982)
  2. Mgr Franciscus van Roessel CICM sebagai Uskup Agung Ujung Pandang (kini Keuskupan Agung Makassar) (19 Maret 1988)
  • Keuskupan Amboina:
Pendahulu: Mgr Jacques Grent MSC
Penerus: Mgr Petrus Canisius Mandagi MSC

R.B.E. Agung Nugroho 
___________
Foto: Mgr Andreas Petrus Cornelius Sol MSC [www.parokituka.com]


Sumber:
  1. www.catholic-hierarchy.org
  2. www.gcatholic.org
  3. www.hidupkatolik.org
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. HIRARKI GEREJA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger