Featured Post Today
print this page
Latest Post

Mgr Pietro Maria Vrancken

Vikaris Apostolik Emeritus Batavia

Dei Gratia in Nobis Est

  • Lahir: Montenaeken, Belanda, 8 November 1806
  • Tahbisan Imam: 13 Juni 1829
  • Ditunjuk sebagai Vikaris Apostolik Koadjutor Batavia (kini: Keuskupan Agung Jakarta): 4 Juni 1847, dengan menerima gelar Uskup Tituler Colophon.
  • Tahbisan Uskup Tituler Colophon: 15 Agustus 1847
  • Pentahbis Utama: Vikaris Apostolik Limburg, Belanda (kini: Keuskupan Roermond, Belanda), Mgr Joannes Augustinus Paredis (kelak menjadi Uskup Roermond, Belanda), yang bergelar Uskup Tituler Hirina.
  • Pentahbis Pendamping: Uskup Tituler Curium, Mgr Cornelius Ludovicus van Wijkerslooth van Schalkwijk dan Vikaris Apostolik Koadjutor Breda, Belanda (kini: Keuskupan Breda, Belanda), Mgr Antonius van Dyck (wafat sebagai Vikaris Apostolik Koadjutor Breda, Belanda), yang bergelar Uskup Tituler Adrana.
  • Meneruskan sebagai Vikaris Apostolik Batavia (kini: Keuskupan Agung Jakarta): 19 April 1952
  • Mengikuti Konsili Vatikan I sebagai Bapa Konsili (8 Desember 1869 - 20 Oktober 1870).
  • Mengundurkan diri sebagai Vikaris Apostolik Batavia (kini: Keuskupan Agung Jakarta): 28 Mei 1874, pada usia 67,5 tahun.
  • Sebagai Vikaris Apostolik Emeritus Batavia (kini: Keuskupan Agung Jakarta), Mgr Pietro Maria Vrancken diangkat sebagai Uskup Agung Tituler Attalea in Pamphylia: 16 Juni 1874
  • Wafat sebagai Vikaris Apostolik Emeritus Batavia: 17 Agustus 1879, pada usia lebih dari 72 tahun (50 tahun sebagai imam dan 32 tahun sebagai Uskup).
  • Keuskupan Agung Jakarta:
Pendahulu: Mgr Jacobus Grooff

R.B.E. Agung Nugroho
_____________________
Foto: Mgr Pietro Maria Vrancken [www.historiesittard-geleen-born.nl]

Mgr Vincenzo Maria Farano

Pro-Nunsius Apostolik VII untuk Indonesia 

Credidimus Caritati

(8 Agustus 1973 - 25 Agustus 1979)
  • Lahir di Trani, Plugia, Italia: 21 Juli 1921.
  • Tahbisan Imam: 3 Juni 1944.
  • Ditunjuk sebagai Pro-Nunsius Apostolik untuk Indonesia dengan dianugerahi gelar Uskup Agung Tituler Cluentum: 8 Agustus 1973.
  • Tahbisan Uskup Agung Tituler Cluentum: 30 September 1973.
  • Pentahbis Utama: Kardinal Jean-Marie Villot yang bergelar Kardinal-Imam Santissima Trinità al Monte Pincio, Sekretaris Negara Vatikan yang sebelumnya juga menjabat Uskup Auksilier Keuskupan Agung Paris, Perancis, yang bergelar Uskup Tituler Vinda, lalu ditunjuk sebagai Uskup Agung Koadjutor Lyon, Perancis, yang bergelar Uskup Agung Tituler Bosporus dan menjadi Uskup Agung Lyon, kemudian diangkat Kardinal ketika menjabat sebagai Prefek Kongregasi untuk Klerus; lalu menjadi Camerlengo, Presiden Dewan Kepausan Cor Unum (kini telah dihapuskan dan menjadi Dikasteri untuk Promosi Pembangunan Manusia Integral), diangkat sebagai Kardinal-Uskup Frascati, lalu wafat sebagai Kardinal-Uskup Frascati, Sekretaris Negara Vatikan dan Camerlengo).
  • Pentahbis Pendamping: Mgr Giovanni Benelli, Sostituto Sekretaris Vatikan yang bergelar Uskup Agung Tituler Tusuros (kelak menjadi Uskup Agung Firenze, Italia, lalu diangkat sebagai Kardinal-Imam Santa Prisca, hingga wafatnya); dan Mgr Duraisamy Simon Lourdusamy, Staf Kongregasi Evangelisasi Bangsa-bangsa yang sebelumnya menjadi Uskup Agung Bangalore, India (kelak menjadi Sekretaris Kongregasi Evangelisasi Bangsa-bangsa, lalu diangkat Kardinal-Diakon Santa Maria delle Grazie alle Fornaci fuori Porta Cavalleggeri, lalu menjadi Prefek Kongregasi Gereja-gereja Timur hingga pensiun, dan status kekardinalannya dinaikkan menjadi Kardinal-Imam Santa Maria delle Grazie alle Fornaci fuori Porta Cavalleggeri hingga wafat sebagai Prefek Emeritus Kongregasi Gereja-gereja Timur).
  • Ditunjuk sebagai Nunsius Apostolik untuk Equador: 25 Agustus 1979
  • Ditunjuk sebagai Uskup Agung Gaeta, Italia: 14 Agustus 1986
  • Wafat sebagai Uskup Agung Emeritus Gaeta, Italia pada usia 86 tahun: 17 Januari 2008 (34 tahun sebagai imam dan lebih dari 63 tahun sebagai Uskup).
  1. Mgr Teodoro Luis Arroyo Robelly SDB sebagai Uskup Tituler Castellum Tatroportus ketika diangkat sebagai Vikaris Apostolik Méndez, Equador (26 April 1981).
  2. Mgr Serafín Luis Alberto Cartagena Ocaña OFM sebagai Uskup Tituler Gibba ketika diangkat sebagai Vikaris Apostolik Zamora, Equador (kelak menjadi Vikaris Apostolik Zamora en Equador hingga pensiun) (2 Februari 1983).

  1. Mgr Ignatius Harsono sebagai Uskup Bogor (8 Mei 1975).
  2. Mgr Andreas Suwiyata Henrisoesanta SCJ sebagai Uskup Tituler Ubaba ketika diangkat sebagai Uskup Auksilier Tanjungkarang (kelak menjadi Uskup Tanjungkarang hingga pensiun) (11 Februari 1976).

      • Nunsiatura Apostolik Indonesia:
      Pendahulu: Mgr Joseph Mees
      Penerus: Mgr Pablo Puente Buces

      R.B.E. Agung Nugroho
      ________________
      Foto:
       Mgr Vincenzo Maria Farano [Dokumen Nunsiatura, Repro: Stefanus P. Elu]

      Mgr Joseph Mees

      Nunsius Apostolik VI untuk Indonesia 


      (14 Juni 1969 - 10 Juli 1973)
      • Lahir: Bornheim, Mechelen, Provinsi Antwerp, Regio Flanders, Belgia, 18 April 1923.
      • Tahbisan Imam: 4 April 1948.
      • Ditunjuk sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia: 14 Juni 1969, dengan mendapat gelar Uskup Agung Tituler Ypres.
      • Tahbisan Uskup Agung Tituler Ypres: 30 Juni 1969.
      • Pentahbis Utama: Kardinal Jean-Marie Villot yang bergelar Kardinal-Imam Santissima Trinità al Monte Pincio, Sekretaris Negara Vatikan yang sebelumnya juga menjabat Uskup Auksilier Keuskupan Agung Paris, Perancis, yang bergelar Uskup Tituler Vinda, lalu ditunjuk sebagai Uskup Agung Koadjutor Lyon, Perancis, yang bergelar Uskup Agung Tituler Bosporus dan menjadi Uskup Agung Lyon, kemudian diangkat Kardinal ketika menjabat sebagai Prefek Kongregasi untuk Klerus; lalu menjadi Camerlengo, Presiden Dewan Kepausan Cor Unum (kini telah dihapuskan dan menjadi Dikasteri untuk Promosi Pembangunan Manusia Integral), diangkat sebagai Kardinal-Uskup Frascati, lalu wafat sebagai Kardinal-Uskup Frascati, Sekretaris Negara Vatikan dan Camerlengo).
      • Pentahbis Pendamping: Mgr Sergio Pignedoli, Uskup Agung Tituler Iconium yang saat itu menjabat sebagai Uskup Auksilier Keuskupan Agung Milan, Italia (lalu menjadi Delegatus Apostolik untuk Afrika Tengah dan Barat, Delegatus Apostolik untuk Kanada, Sekretaris Kongregasi Evangelisasi Bangsa-bangsa, diangkat menjadi Kardinal-Diakon San Giorgio in Velabro, lalu wafat sebagai Presiden Sekretariat untuk Umat Non Katolik (kini Dewan Kepausan untuk Dialog Antaragama); dan Mgr Emiel-Jozef De Smedt, Uskup Brugge, Belgia.
      • Diangkat sebagai Nunsius Apostolik untuk Paraguay: 10 Juli 1973.
      • Diangkat sebagai Delegatus Apostolik untuk Afrika Selatan sekaligus Pro-Nunsius Apostolik untuk Lesotho: 19 Januari 1985.
      • Mengundurkan diri sebagai Delegatus Apostolik untuk Afrika Selatan sekaligus Pro-Nunsius Apostolik untuk Lesotho: Oktober 1987 pada usia 64 tahun.
      • Wafat sebagai Nunsius Apostolik untuk Afrika Selatan: 9 Desember 2001 pada usia lebih dari 78 tahun (lebih dari 53 tahun sebagai imam dan lebih dari 32 tahun sebagai Uskup)
      • Selama menjadi Uskup, Mgr Joseph Mees menjadi Uskup Pentahbis Utama bagi: 
      1. Mgr Alphonsus Augustus Sowada OSC sebagai Uskup Agats (23 November 1969).
      2. Mgr Vitalis Djebarus SVD sebagai Uskup Ruteng (5 Mei 1973) (kelak menjadi Uskup Denpasar hingga wafatnya)
      3. Mgr Angel Nicolas Acha Duarte sebagai Uskup Tituler Lamdia ketika diangkat menjadi Uskup Auksilier Villarrica, Paraguay (kini Keuskupan Villarrica del Espíritu Santo, Praguay) (1 Maret 1976) (kelak menjadi Uskup Carapeguá, Paraguay hingga wafatnya)
      4. Mgr Claudio Silvero Acosta SCY di Béth sebagai Uskup Coronel Oviedo, Paraguay (1 Mei 1976) (kelak menjadi Uskup Auksilier Encarnación, Paraguay dengan menerima gelar Uskup Tituler Curubis hingga wafat sebagai Uskup Auksilier Emeritus Encarnación, Paraguay)
      5. Mgr Oscar Páez Garcete sebagai Uskup San Pedro, Paraguay (19 Agustus 1978) (kelak menjadi Uskup Alto Paraná, Paraguay (kini Keuskupan Ciudad del Este) hingga wafat sebagai Uskup Emeritus Alto Paraná, Paraguay)
      6. Mgr Carlos Milcíades Villalba Aquino sebagai Uskup San Juan Bautista de las Misiones, Paraguay (3 September 1978)
      7. Mgr Mario Melanio Medina Salinas sebagai Uskup Benjamín Aceval, Paraguay (10 Agustus 1980) (kelak diangkat sebagai Uskup Koadjutor San Juan Bautista de las Misiones, Paraguay, lalu menjadi  Uskup San Juan Bautista de las Misiones, Paraguay hingga pensiun)
      8. Mgr Pedro Shaw OMI sebagai Uskup Tituler Crepedula ketika diangkat menjadi Vikaris Apostolik Pilcomayo, Paraguay (22 April 1981)

      Pendahulu: Kardinal Salvatore Pappalardo
      Penerus: Mgr Vincenzo Maria Farano

      R.B.E. Agung Nugroho
      ___________
      Foto: Mgr Joseph Mees [Dokumen Nunsiatura, Repro: Stefanus P. Elu]

      Kardinal Albert Malcolm Ranjith Patabendige Don

      Nunsius Apostolik XII untuk Indonesia 

      Verbum Caro Factum Est

      (29 April 2004 – 10 Desember 2005)

      • Lahir di Polgahawela, Srilanka: 15 November 1947.
      • Tahbisan Imam Keuskupan Agung Colombo, Srilanka: 29 Juni 1975 (oleh Uskup Roma, Paus Paulus VI (Giovanni Battista Enrico Antonio Maria Montini, yang wafat pada 6 Agustus 1978 dan dibeatifikasi oleh Paus Fransiskus pada 19 Oktober 2014).
      • Ditunjuk sebagai Uskup Auksilier Keuskupan Agung Colombo, Srilanka dengan dianugerahi gelar Uskup Tituler Cabarssusi: 17 Juni 1991.
      • Tahbisan Uskup Tituler Cabarssusi: 31 Agustus 1991.
      • Pentahbis Utama: Mgr Nicholas Marcus Fernando, Uskup Agung Colombo, Srilanka). 
      • Pentahbis Pendamping: Mgr Thomas Savundaranayagam, Uskup Mannar, Srilanka (kelak menjadi Uskup Jaffna, Srilanka hingga pensiun); dan Mgr Oswald Thomas Colman Gomis, Uskup Auksilier Colombo, Srilanka, yang bergelar Uskup Tituler Mulia (kelak menjadi Uskup Anuradhapura, Srilanka, lalu menjadi Uskup Agung Colombo, Srilanka hingga pensiun).
      • Ditunjuk sebagai Uskup Ratnapura, Srilanka: 2 November 1995, bertepatan dengan didirikannya Keuskupan Ratnapura, Srilanka yang dimekarkan dari Keuskupan Galle, Srilanka).
      • Mengundurkan diri sebagai Uskup Ratnapura, Srilanka: 1 Oktober 2001 karena diangkat oleh Bapa Suci sebagai staf salah satu Kongregasi di Kuria Roma.
      • Diangkat sebagai Staf Kongregasi Evangelisasi Bangsa-bangsa: 1 Oktober 2001.
      • Diangkat sebagai Nunsius Apostolik untuk Indonesia dan Nunsius Apostolik untuk Timor Leste, dengan dianugerahi gelar Uskup Agung Tituler Umbriatico: 29 April 2004.
      • Diangkat sebagai Sekretaris Kongregasi Peribadahan Suci dan Tata Tertib Sakramen (Liturgi Suci): 10 Desember 2005.
      • Ditunjuk sebagai Uskup Agung Colombo, Srilanka: 16 Juni 2009.
      • Menduduki Takhta Keuskupan Agung Colombo, Srilanka: 5 Agustus 2009.
      • Diangkat menjadi Kardinal-Imam San Lorenzo in Lucina dalam Konsistori Umum Pengangkatan Kardinal Baru: 20 November 2010. Dalam Konsistori tersebut, Paus Benediktus XVI mengangkat 24 Kardinal baru (20 Kardinal Elektor dan empat Kardinal Non-Voting). Rata-rata usia Kardinal Elektor yang diangkat adalah 69,9 tahun; sementara usia rata-rata Kardinal Non-Voting adalah 85,6 tahun.
      • Menduduki dan mengambil alih Takhta Gereja San Lorenzo in Lucina sebagai gelar Kardinal-Imamnya: 13 Februari 2011.
      1. Mgr Harold Anthony Perera (kelak menjadi Uskup Galle, Srilanka, lalu menjadi Kurunegala, Srilanka) sebagai Uskup Ratnapura, Srilanka (18 Maret 2003).
      2. Mgr Raymond Kingsley Wickramasinghe sebagai Uskup Galle, Srilanka (31 Agustus 2011).
      3. Mgr Fidelis Lionel Emmanuel Fernando sebagai Uskup Tituler Horta ketika diangkat menjadi Uskup Auksilier Keuskupan Agung Colombo, Srilanka (11 Februari 2012).
      4. Mgr Sampathawaduge Maxwell Grenville Silva sebagai Uskup Tituler Lesina ketika diangkat menjadi Uskup Auksilier Keuskupan Agung Colombo, Srilanka (11 Februari 2012).
      1. Mgr Cletus Chandrasiri Perera OSB sebagai Uskup Ratnapura, Srilanka (11 Juli 1968).
      1. Konklaf 12 - 13 Maret 2013: Konklaf ini dilaksanakan pasca pengunduran diri Paus Benediktus XVI pada usia lebih dari 85 tahun, 28 Februari 2013. Sebanyak 115 Kardinal Elektor mengikuti konklaf ini, termasuk Kardinal Albert Malcolm Ranjith Patabendige Don. Dua Kardinal-Elektor berhalangan hadir untuk mengikuti konklaf, yaitu Kardinal Julius Riyadi Darmaatmadja SJ, Kardinal-Imam Sacro Cuore di Maria, Uskup Agung Emeritus Jakarta; dan Kardinal Keith Michael Patrick O’Brien, Kardinal-Imam Santi Gioacchino ed Anna al Tuscolano, Uskup Agung Emeritus Saint Andrews and Edinburgh, Skotlandia, Inggris. Sementara itu, masih ada 90 Kardinal Non-Voting yang masih hidup. Konklaf ini berhasil memilih Uskup Agung Buenos Aires, Argentina sekaligus Uskup untuk Ordinariat Gereja-gereja Katolik Ritus Timur di Argentina, Kardinal-Imam San Roberto Bellarmino, Jorge Mario Bergoglio SJ sebagai Paus. Ia mengambil nama Paus Fransiskus (dari Santo Fransiskus Assisi, patron para Saudara Hina-Dina Fransiskan), Paus pertama dari Amerika Latin sekaligus Paus pertama dari Ordo Serikat Yesus sepanjang sejarah Gereja.
      • Nunsiatura Apostolik Indonesia: 
      Pendahulu: Mgr Renzo Fratini
      Penerus: Mgr Leopoldo Girelli
      R.B.E. Agung Nugroho

      ___________
      Foto: 
      Kardinal Albert Malcolm Ranjith Patabendige Don [Dokumen Nunsiatura, Repro: Stefanus P. Elu]

      Mgr Edmundus Sybrandus Luypen SJ

      Vikaris Apostolik Batavia

      Jesus Caritas

      • Lahir: Hoofdplaat, Zeeland (Keuskupan Breda), Belanda, 3 Juni 1855.
      • Tahbisan Imam Keuskupan Breda: 7 Juni 1879 di Oudenbosch, North Brabant (Keuskupan Breda), Belanda.
      • Mendapat gelar Doktor Musik Gerejani dari Universitas Regensburg, Jerman.
      • Masuk Serikat Yesus (SJ): 26 September 1883.
      • Tiba di Hindia Belanda (kini Indonesia) sebagai misionaris Jesuit: 26 Desember 1889.
      • Pernah bertugas melayani di Maumere, Flores Timur: mulai sekitar tahun 1891.
      • Ditunjuk Vikaris Apostolik Batavia (kini Keuskupan Agung Jakarta): 21 Mei 1898 dan dianugerahi gelar Uskup Tituler Oropus.
      • Tahbisan Uskup Tituler Oropus: 13 November 1898 di Oudenbosch, North Brabant (Keuskupan Breda), Belanda.
      • Pentahbis Utama: Uskup Breda, Belanda, Mgr Petrus Leyten.
      • Pentahbis Pendamping: Uskup ’s Hertogenbosch (Bois-le-Duc), Belanda, Mgr Wilhelmus van de Ven.
      • Mgr Edmundus Sybrandus Luypen SJ memilih menerima tahbisa Uskup di Belanda karena sekaligus ingin menggalang dana untuk pembangunan kembali Gereja Katedral di Batavia (kini Gereja Katedral St Perawan Maria Diangkat ke Surga Jakarta), yang telah hancur pada 9 April 1980; dan mencari sebanyak mungkin misionaris untuk mau bermisi ke Hindia Belanda (kini Indonesia). Usaha pembangunan kembali Gereja Katedral ini pun berhasil. Akhirnya pada 21 April 1901, Mgr Edmundus Sybrandus Luypen SJ memberkati Gereja Katedral baru, yang kala itu menjadi bangunan tertinggi di Batavia dengan tinggi menara mencapai 60 meter.
      • Selama menjadi gembala di Vikariat Apostolik Batavia (kini Keuskupan Agung Jakarta), Mgr Edmundus Sybrandus Luypen SJ sempat meresmikan pembukaan RS Sint Carolus yang dikelola oleh para Suster Carolus Borromeus (CB) pada 20 Januari 1919. Selain itu, ia dikenal sebagai gembala yang begitu getol mengusahakan pembangunan gereja-gereja di Tanah Misi Jawa, dengan menggalang donasi dari Negeri Belanda.
      • Wafat sebagai Vikaris Apostolik Batavia (kini Keuskupan Agung Jakarta): RS Sint Carolus, Weltevreden, Batavia (kini Jakarta), 1 Mei 1923 pada umur 67 tahun (44 tahun sebagai imam dan lebih dari 24 tahun sebagai Uskup)
      • Dimakamkan: 3 Mei 1923 di Taman Makam Tanah Abang, Weltevreden, Batavia (kini Jakarta). 
      1. Mgr Jan Pacificus Bos OFMCap menjadi Uskup Tituler Capitolias ketika diangkat sebagai Vikaris Apostolik Borneo Olandese (kini Keuskupan Agung Pontianak) (17 November 1918)
      • Keuskupan Agung Jakarta:
      Pendahulu: Mgr Gualterius Staal SJ

      R.B.E. Agung Nugroho
      _________________________
      Foto: Mgr Edmundus Sybrandus Luypen SJ [www.geheugenvannederland.nl]

      Sumber:
      1. www.catholic-hierarchy.org
      2. www.gcatholic.org
       
      Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
      Copyright © 2011. HIRARKI GEREJA - All Rights Reserved
      Template Created by Creating Website Published by Mas Template
      Proudly powered by Blogger